Tabel 1. Sebaran Kasus Stunting, BBLR, Gizi Kurang (Kader KPM, 2025) | |||
RT | Stunting | BBLR | Gizi Kurang |
|---|---|---|---|
01 | 2 orang | - | 2 orang |
04 | - | 1 orang | - |
05 | 1 orang | - | 1 orang |
07 | 2 orang | - | - |
Total | 5 orang | - | - |
Berdasarkan data Kader KPM Tahun 2025, di Desa Namun masih ditemukan beberapa permasalahan kesehatan ibu dan anak. Terdapat 5 kasus stunting yang tersebar di RT 01 sebanyak 2 orang, RT 05 sebanyak 1 orang, dan RT 07 sebanyak 2 orang. Selain itu, terdapat 1 kasus Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RT 04. Adapun balita dengan status gizi kurang berjumlah 3 orang, terdiri atas 2 orang di RT 01 dan 1 orang di RT 05. Meskipun jumlah kasus tersebut relatif sedikit, upaya pencegahan dan pendampingan tetap perlu dilakukan agar tidak terjadi penambahan kasus di kemudian hari.
Tabel 2. Sebaran Kasus Penyakit Menular (Kader KPM, 2025) | |
Kasus | Penyintas |
|---|---|
Penyakit Menular | - |
Penyakit Kronis | - |
Berdasarkan data yang tersedia, tidak terdapat laporan mengenai kasus penyakit menular maupun penyakit kronis di Desa Namun. Kondisi ini mengindikasikan bahwa secara umum kondisi kesehatan masyarakat desa masih tergolong baik. Namun demikian, upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan berkala, serta deteksi dini tetap perlu dipertahankan agar kondisi tersebut dapat terus terjaga.
Tabel 3. Kondisi Sanitasi dan Lingkungan (Kasi Pelayanan, 2025) | |
Indikator | Jumlah |
|---|---|
Rumah tangga dengan air minum layak | - |
Rumah tangga dengan jamban sehat | - |
Rumah tangga dengan sanitasi layak | N/A |
Pada aspek sanitasi dan lingkungan berdasarkan data Kasi Pelayanan Tahun 2025, tercatat 445 rumah tangga telah memiliki akses air minum layak dan 425 rumah tangga telah memiliki jamban sehat. Capaian tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar rumah tangga telah memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi dasar yang memadai. Sementara itu, data mengenai rumah tangga dengan sanitasi layak belum tersedia sehingga evaluasi terhadap aspek tersebut belum dapat dilakukan secara menyeluruh.